Bisa Mandiri Dengan Usaha Jasa Service Elektro

Bisa Mandiri Dengan Usaha Jasa Service Elektro

Bisa Mandiri Dengan Usaha Jasa Service Elektro

Kendati sejak kecil Wahyu Slamet memiliki keterbatasan pada kakinya. Namun berkat semangat dan tekad yang kuat, Ia bisa mandiri dan sukses berbisnis peralatan elektronik. Ide bisnis jasa servis elektro ini Wahyu dapatkan setelah Ia memperoleh bekal keterampilan dari YAKKUM.

“Saya masuk YAKKUM pada tahun 2005 dan mengikuti program kelas elektronika, setelah lulus dari YAKKUM saya ikut teman alumni YAKKUM yang membuka jasa servis elektronik di Boyolali. Disana saya banyak belajar hingga pada tahun 2007 saya kembali dipanggil YAKKUM untuk ikut pelatihan di BLPT Yogyakarta,” ujar lelaki asli Boyolali tersebut.

Ketika ditemui tim Bisamandiri.com beberapa waktu yang lalu, Wahyu mengaku bahwa bisnis jasa servis elektronik ini Ia rintis dengan modal minim. “Saya modalnya dari hasil servis konsumen, ibaratnya ada uang Rp 50.000,00 saya belikan lampu empat biji untuk dijual lagi, lama-kelamaan saya berani kulakan remot televisi untuk keperluan konsumen. Dari situlah para sales peralatan elektronik mulai masuk menawarkan kerjasama,” tutur Wahyu yang lahir pada 13 Maret 1980 ini.

Agar bisnisnya tak kalah bersaing dengan pelaku bisnis lainnya, Wahyu mulai melengkapi kiosnya dengan beragam jenis peralatan elektronik yang banyak dibutuhkan konsumen. “Awalnya saya membeli peralatan untuk stok material yang saya butuhkan untuk servis, namun lambat laun mulai saya mulai menyediakan untuk konsumen seperti misalnya antena televisi, kabel, dan lampu kulkas,” ujarnya.

Wahyu mengungkapkan untuk bisa sukses menjalankan bisnis jasa servis elektronik, poin yang terpenting adalah jiwa atau mental wirausaha yang dimiliki seseorang. “Untuk memulai intinya mental atau nekat. Selain itu kita harus punya teman atau jaringan bisnis yang bisa melengkapi kekurangan kita. Contohnya saja bila saya tidak bisa memperbaiki alat elektronik, maka saya lempar ke teman saya yang bisa,” jelas Wahyu dengan penuh semangat.

Untuk obsesi ke depannya, Wahyu berharap di umur 40 atau 50 tahun Ia bisa pensiun servis dan bisa meneruskan tugas tersebut kepada karyawan maupun partner kerja yang bisa Ia berdayakan. “Kalau bisa kedepannya orang lain yang menjalankan, saya hanya mengomando untuk bisa membesarkan bisnis jasa servis elektro ini,” tuturnya menutup sesi wawancara kami.

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of