Alat Bantu Dengar Untuk Tuna Rungu

Alat Bantu Dengar Untuk Tuna Rungu

Alat bantu dengarGangguan fungsi pendengaran yang terjadi pada penyandang tuna rungu, mau tidak mau memaksa mereka untuk menggunakan alat bantu dengar agar bisa berkomunikasi dengan lancar. Umumnya, alat bantu dengar ini dipasang pada bagian dalam telinga atau pada bagian sekitar telinga.

Cara kerja alat bantu dengar ini yaitu dengan memperkuat rangsangan pada bagian sel-sel sensorik telinga bagian dalam yang rusak terhadap rangsangan suara maupun bunyi-bunyian dari luar.

Alat Bantu dengar ini beroperasi menggunakan batere dan dalam pemakaiannya terdapat mikrofon yang mampu mengubah gelombang dari suara menjadi energi listrik yang kemudian diterima amplifier yang dapat memperbesar volume suara dan mengirimkannya pada speaker yang ada pada bagian dalam telinga.

Ada beberapa macam model alat bantu dengar untuk tuna rungu yang sudah cukup familiar di Indonesia.

Model Dalam Telinga ( ITE )

Alat bantu dengar model dalam telinga bisa digunakan oleh penderita gangguan pendengaran mulai dari kategori ringan sampai dengan sedang. Alat bantu dengar model ini memberikan kenyamanan yang lebih kepada pemakainya karena terletak pada bagian dalam telinga dan tidak terlihat dari luar. Di dalamnya terdapat komponen telecoil yang merupakan suatu kumparan magnet kecil yang dapat memungkinkan pengguna alat bantu dengar tersebut untuk lebih nyaman dalam berkomunikasi via telepon.

Model Belakang Telinga (BTE)

Alat bantu dengar jenis ini biasanya dipasang pada bagian belakang telinga. Alat ini dapat digunakan pada pasien dengan kondisi kerusakan ringan sampai berat. Alat bantu dengar ini menggunakan komponen cetakan teliga yang fungsinya sebagai penjernih suara.

Alat Bantu Dengar Bentuk Canal

Bentuk canal terdiri atas dua jenis yaitu ITC dan ICC. Alat Bantu dengar jenis ITC bentuk dan ukurannya bisa disesuaikan dengan penggunanya, sebab alat bantu jenis ini ukurannya relatif kecil. Sedangkan alat bantu dengar model ICC terletak di dalam saluran telinga. Kedua alat ini memang sangat nyaman digunakan karena ukurannya yang kecil. Namun yang menjadi kendala adalah, kedua alat bantu ini hanya memiliki sedikit ruang untuk menyimpan cadangan batere dan mikrofon yang terpasang di dalamnya. Jadi, alat bantu dengar model canal kurang dianjurkan untuk pasien anak-anak maupun penderita dengan gangguan pendengaran cukup berat.

Model Body Aids

Body Aids merupakan alat bantu dengar yang dipergunakan untuk anak yang masih tergolong usia balita. Alat bantu ini cenderung lebih ekonomis dibandingkan model sekelasnya. Alat bantu dengar ini mudah digunakan karena mempunyai kemampuan penggeseran pada mikrofon yang digunakan, jadi tidak harus mendekatkan telinga ke sumber suara.

Model OTE

Berbeda dengan model body aids, alat bantu dengar yang satu ini memiliki kemampuan untuk membedakan arah sumber suara, seperti misalnya kanan, kiri, depan, dan belakang. Alat ini juga memiliki pengaturan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengar pasien balita.

Meski saat ini sudah banyak alat bantu dengar yang bisa digunakan oleh para penderita tuna rungu, namun sebelumnya lakukan pemeriksakan ambang pendengaran dengan alat yang dinamakan audiogram agar tak salah dalam memilih alat. Sesuaikan model alat bantu dengar yang Anda pilih kasus kerusakan pendengaran yang Anda alami.

Sumber gambar : http://ndoware.com/wp-content/uploads/2012/10/alat-bantu-dengar.jpg

Leave a Reply

  Subscribe  
Notify of